Otomasi Rumah Menggunakan Arduino dan Kontrol Bluetooth

TENTANG PROYEK

Di era sekarang ini, teknologi dapat meningkatkan kehidupan manusia. Teknologi berkembang dari dekade ke dekade. Otomasi adalah fiksi ilmiah sebelumnya tetapi tidak hari ini. Dengan menggabungkan teknologi terbaru dengan rumah, kita dapat membangun rumah yang luar biasa. Dengan Arduino uno dan Windows 10, kita dapat membangun sistem otomasi rumah yang mampu mengoperasikan perangkat rumah secara otomatis.

Memulai

Sebelum memulai proyek, mari kita pahami dasar-dasarnya terlebih dahulu. Pertimbangkan gambar berikut (konfigurasi keseluruhan):

Konfigurasi untuk Kamar

Sekarang mempertimbangkan skenario ruang, sebuah Arduino UNO akan mengontrol perangkat dan membaca data sensor. Gambar “Arsitektur Kamar” menggambarkan bagaimana Arduino UNO akan terhubung dengan perangkat dan sensor. Kamar memiliki beberapa perangkat yang dapat dikontrol (mis. Lampu, Kipas, Soket Dinding, dll.), Satu PasifIR (untuk mendeteksi keberadaan manusia di dalam ruangan), satu sensor suhu (LM35 untuk mengumpulkan suhu kamar) dan LDR (untuk mendeteksi intensitas cahaya di dekat jendela kamar)

Konfigurasi Sensor yang Berbeda

Servo Motor

Motor servo diarahkan motor DC dengan sirkuit loop tertutup yang tergabung di dalamnya. Konfigurasi dasar motor servo yang terdiri dari motor DC, gearbox, potensiometer, dan sirkuit kontrol.

Motor DC digunakan untuk memindahkan gearbox dengan rasio reduksi yang besar. Poros akhir memaksakan gaya pada beban eksternal dan secara bersamaan bekerja pada sumbu potensiometer umpan balik. Jadi, potensiometer merasakan posisi sumbu dan mengirimkan tegangan yang sesuai ke penguat operasional. Tegangan ini dibandingkan dengan tegangan input, yang menentukan posisi poros yang diinginkan, menghasilkan tegangan pada output komparator. Tegangan ini memberi daya pada motor sedemikian rupa sehingga poros bergerak ke arah yang diperlukan untuk menyelaraskan dengan sudut yang sesuai dengan tegangan yang diterapkan pada input.

LM35

Sensor suhu IC presisi dengan outputnya sebanding dengan suhu (dalam oC). Sirkuit sensor tersegel dan karenanya tidak mengalami proses oksidasi dan lainnya.

PIR

Konfigurasi pin sensor PIR ditunjukkan pada gambar. Sensor PIR terdiri dari tiga pin, ground, sinyal, dan power di samping atau bawah. Secara umum, daya sensor PIR hingga 5V, tetapi, modul PIR ukuran besar mengoperasikan relay alih-alih output langsung.

HC-05 (Bluetooth)

Untuk membuat tautan antara Arduino dan bluetooth Anda, lakukan berikut: 1) Buka ikon bluetooth, klik kanan dan pilih Add a Device 2) Cari perangkat baru, modul bluetooth kami akan muncul sebagai HC-05, dan tambahkan 3) Kode pemasangan akan menjadi 1234. 4) setelah membuat berpasangan, sekarang kita dapat memprogram Arduino dan mengunggah sketsa untuk mengirim atau menerima data dari Komputer.

Video

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *